Nelayan Kampung Lebak, Melawan Ombak Demi Rupiah

Syaiful Islam, Jurnalis
Sabtu 30 Januari 2016 07:34 WIB
Kampung Lebak (foto: Syaiful Islam/Okezone)
Share :

Disinggung apa tidak takut digulung ombak, ia mengaku tidak takut. Pasalnya sudah mempunyai pelampung bantuan dari pemerintah setempat. Sehingga tidak khawatir tenggelam. "Kami selalu memakai pelampung saat melaut. Kami berangkat melaut antara jam 1 sampai 2 siang, pulangnya antara jam 9 sampai 10 malam," tukasnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Nelayan Janur Kuning, Moh Hamim, menyatakan anggotanya tetap pergi melalut walaupun cuaca kurang bersahabat. Sebab, sekitar 80 persen anggotanya sudah memiliki pelampung.

"Kami tetap mengingatkan pada mereka supaya selalu hati-hati dan waspada, karena nyawa tidak bisa ditukar dengan apapun," terang Hamim pada Okezone.

Menurut Hamim, jumlah nelayan yang ada di kampungnya sebanyak 100 orang. Saat ini memang ditunggu-tunggu nelayan karena musimnya ikan dorang. Sebagian besar para nelayan sudah tahu menebak arah mata angin dan musim ikan apa.

"Jadi mudah dalam menangkap ikan dan mengantisipasi agar bisa terhidar dari adanya kecelakaan laut. Hasil tangkapan ikan sekarang lebih besar dibandingkan 5 tahun yang lalu," ucapnya.

Bahkan peningkatannya mencapai sekitar 30 persen. Meskipun dirinya bisa membaca arah mata angin dan memprediksi adanya gelombang besar, tidak menjamin para nelayan selamat semua saat melaut.

"Disini pernah ada kejadian dua orang meninggal karena jatuh dari perahu karena mereka tidak memakai pelampung. Ironisnya salah satu dari mereka tidak bisa berenang. Maka dari itu, kami selalu menghimbau agar hati-hati dan membawa pelampung," urainya.

(Risna Nur Rahayu)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya