Singapura Diam-Diam Sensor Pernyataan Obama soal LGBT

Rahman Asmardika, Jurnalis
Kamis 25 Februari 2016 21:05 WIB
Pernyataan Obama yang mendukung LGBT disensor televisi Sngapura. (Foto: Reuters)
Share :

SINGAPURA – Lembaga Sensor Singapura diam-diam memotong pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama yang dianggap mendukung kaum lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) yang disampaikan dalam sebuah wawancara dengan tokoh LGBT di AS, Ellen DeGeneres yang ditayangkan di televisi Singapura.

Dalam wawancara yang ditayangkan pada 14 Februari 2016 itu, Obama berbicara mengenai pandangannya terhadap komunitas LGBT dan menyoroti mengenai peran Ellen DeGeneres yang secara terbuka mengakui dirinya sebagai lesbian dalam komunitas tersebut. Namun, komentar Presiden Obama yang berlangsung selama dua menit itu disensor dan dihilangkan dari acara tersebut.

Hal ini menimbukan reaksi dari komunitas LGBT Singapura yang menyebut pemerintah mereka memalukan dan menuntut penghentian sensor konten tayangan.

Singapura pada dasarnya tidak melarang warganya untuk menjadi seorang LGBT, meski ada undang-undang secara tegas melarang hubungan seksual antara sesama pria. Namun, lain halnya dengan siaran mengenai konten-konten LGBT yang dilarang untuk ditampilkan di televisi.

“Program yang memperlihatkan homoseksualitas harus sensitif terhadap nilai-nilai di masyarakat. Program-program ini tidak seharusnya mempromosikan atau membenarkan gaya hidup homoseksual,” demikian tertulis dalam UU Program Televisi Singapura, sebagaimana diwartakan Mashable, Kamis (25/2/2016).

Polemik mengenai LGBT ini pernah mengemuka saat stasiun nasional Mediacorp mengundang Adam Lambert, seorang artis gay asal AS, untuk tampil dalam konser di pengujung 2015. Puluhan ribu warga Singapura menolak kedatangan Lambert melalui sebuah petisi yang ditandatangani secara online.

Namun pada akhirnya Lambert tetap datang ke Singapura tanpa adanya banyak kendala hal ini dapat dilihat sebagai sikap sebagian warga Singapura yang menolak adanya paham tersebut di Negeri Singa.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya