Medan Zoo berupaya menghindari inbreeding atau perkawinan sedarah pada Harimau Sumatera. Nantinya harimau betika milik Medan Zoo akan dikawinkan dengan harimau milik lembaga konservasi lainnya.
"Dia tidak boleh kawin sedarah karena anaknya nanti makin lama makin kecil dan rentan kena penyakit. Saat ini ada dua betina Harimau Sumatera unggulan, mungkin tahun depan sudah bisa ditukarkan dengan harimau di lembaga konservasi lain," pungkas Sucitrawan.
Di Medan Zoo terdapat harimau 16 ekor dengan rincian 12 Harimau Sumatera dan 4 Harimau Benggala. Perbedaan dua jenis harimau ini hanya pada berat dan tinggi badan. Harimau Benggala lebih besar dan lebih tinggi debgab beratnya 120 sampai 160 kg sedangkan Harimau Sumatera hanya sekitar 60 sampai 70 kg.
Sebelumnya, Induk betina bernama Manis melahirkan seekor bayi Harimau Sumatera di Medan Zoo, Jalan Simalingkar, Medan, Sumatera Utara. Namun, baru berumur 8 hari, bayi harimau sumatera tersebut mati. (day)
(Susi Fatimah)