Perlawan Napi di Rutan Malabero karena Ada Gembong Narkoba

Syamsul Anwar Khoemaeni, Jurnalis
Sabtu 26 Maret 2016 10:31 WIB
Foto: Demon Fajri
Share :

JAKARTA - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu mengonfirmasi, insiden kerusuhan di Rutan Malabero bermula dari pengembangan kasus sindikat narkoba yang dikendalikan di balik jeruji. Informasi tersebut didapat usai BNNP mengambil tersangka Pakcik (BD) yang diduga otak pengendali dari LP Bentiring.

"Sudah diamankan di bawa ke mako BNNP oleh Bidang Berantas BNNP dipimpimpin Kabid berantas, bersama tim gabungan dari dit narkoba Polda Bengkulu yang dipimpin Wadir narkoba AKBP Supriadi," ujar Kabag Humas BNN, Kombes Pol Slamet Pribadi kepada Okezone, Sabtu (26/3/2016).

Slamet menambahkan, sekira pukul 19.00 WIB, tim kembali melaksanakan pengembangan ke Rutan Malabero, dan berkumpul di rumah dinas Karutan.  Rancananya, mereka akan mengambil tahanan yang diduga pengendali rutan bernama Edison Irawan alias Aseng yang berada di kamar empat.

"Saat berhasil diambil dan dibawa ke mako BNNP, setelah itu terjadi kerusuhan berawal dari para napi kamar empat hingga terjadi pengrusakan pintu kamar dijebol," imbuhnya.

Selanjutnya, tahanan di lainnya mengikuti hingga terjadi situasi perlawanan para napi yang berjumlah 258 orang. Alhasil, terjadi kebakaran di dalam rutan hingga pukul 23.00 WIB.

"Jam 11 malam situasi dapat dikendalikan evakuasi para napi keluar rutan selanjutnya di bawa dan diamankan ke Lapas Bentiring, fasilitas rutan di dalam terbakar," tukasnya.(gun)

(Susi Fatimah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya