BENGKULU - Sebanyak 252 tahanan asal rumah tahanan (Rutan) Malabero, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, yang dievakuasi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bentiring, Klas IIA, Kota Bengkulu, dimasukkan kedalam ruang blok anak, yang memiliki sembilan kamar.
"Seluruh tahanan diamankan kedalam blok anak Lapas," kata Kepala Lapas Bentiring, Klas IIA, Kota Bengkulu, FA Widyo Putranto, Sabtu (26/3/2016).
Sementara, untuk Narapidana anak yang sebelumnya menghuni blok anak, dipindahkan ke ruang blok Tipikor. Namun, Widyo mengatakan hal hanya bersifat sementara.
Disinggung masalah tahanan yang sempat mengalami cidera saat kejadian didalam rutan, Widyo menjelaskan semua tahanan yang mengalami luka sudah diobati. Hanya saja, kata dia, satu tahanan yang di rawat di RS Bhayangkara masih dirawat dan belum dibawa ke Lapas Bentiring.
Dalam pemindahan seluruh tahanan rutan, lanjut Widyo, tidak ada pengamanan yang berlebihan didalam lapas. Hanya saja, kata dia, pengamanan ketat hanya dilakukan dibagian luar Lapas Bentiring.
"Satu korban masih dirawat di RS Bhayangkara. Itu masih dalam pengawasan," terang Widyo.
(Angkasa Yudhistira)