"Saya sudah menghubungi Kapolri dan Panglima. Saya katakana, saya ingin memasang tenda sembari menunggu hak mereka dari Pemprov DKI. Saya ingin pinjam tenda dari TNI sebanyak 20 sampai 25 tenda agar mereka mendapat kehidupan layak dan mudah diajak berdialog di sana," imbuhnya.
DPRD DKI Jakarta, kata Ratna, harus mengoreksi konsep pembangunan yang direncanakan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Sebab, lanjut dia, terdapat kesalahan dalam perencanaan revitasilasi sejarah di Ibu Kota.
"Permasalahan Luar Batang ini saya lihat ada di konsep revitalisasi. Pelabuhan, Pasar Ikan, itu sejarah pengusaha dari seluruh dunia datang ke Jakarta. Seharusnya pemugaran cagar budaya itu dibentuk tim yang membahas itu," pungkasnya.
(Salman Mardira)