JAKARTA – Tak seperti biasanya, Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) baru tiba di Balai Kota Jakarta sekira pukul 09.00 WIB. Ahok mengatakan keterlambatannya itu karena terlebih dahulu mengecek operasional pompa air di Pintu Air Gunung Sahari dan Ancol.
Setelah menyatakan banjir dan genangan yang terjadi di banyak titik Ibu Kota kemarin pagi disebabkan pasang air laut, Ahok mengoreksi bahwa itu terjadi karena pompa air yang rusak dan mati sehingga tak bisa mengalirkan air.
“Kenapa mati? Katanya pompanya rusak. Oke kalau itu beda. Kalau kamu bilang pompa rusak sama dimatikan itu beda. Ya sudah enggak apa. Saya kumpulkan mereka (petugas rumah pompa). Saya tanya lagi, jalan berapa unit? Dua. Satu rusak, jadi enggak apa,” kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Jumat (22/4/2016).
(Baca Juga : Jakarta Dikepung Banjir, Ahok Salahkan Laut)
Mantan Bupati Belitung Timur itu melanjutkan, jika pompa di Ancol berjalan baik tak akan terjadi banjir di wilayah Pademangan, Jakarta Utara. Tak hanya itu, Ahok mengungkapkan bahwa penyebab banjir di Pademangan juga karena beban air terlalu banyak.