Pasokan Air Mati, Warga Luar Batang Curiga

Salsabila Qurrataa'yun, Jurnalis
Senin 02 Mei 2016 15:20 WIB
Masjid Luar Batang (Achmad Fardiansyah/Okezone)
Share :

JAKARTA – Sekretaris Masjid Luar Batang Mansur Amin mengatakan bahwa air di kawasan Luar Batang sudah hampir sebulan tidak mendapatkan pasokan Air. Padahal dirinya mengaku telah membayar iuran air seperti biasanya.

"Air sudah lama mati. Kadang hidup, kadang enggak. Padahal kita sudah bayar kaya biasa kok. Kalau kaya gini mah, gak adil dong," kata Mansur di secretariat Masjid Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (2/5/2016).

(Baca juga: Sekretaris Masjid Luar Batang: Penggusuran Bentuk Penjajahan)

Ia menceritakan, dahulu sebelum terjadi penggusuran di kawasan Pasar Ikan, aliran listrik dan air dimatikan. Oleh sebab itu, ia curiga dengan matinya pasokan air ke kawasan Luar Batang.

"Saya sih mikirnya ini ada unsur sengaja kaya di Akuarium, Pasar Ikan. Tapi gak mau suuzan sih," tandasnya.

Sebagaiman diketahui, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berencana akan menggusur kawasan Luar Batang. Seperti wilayah yang digusur sebelumnya, warga setempat juga melakukan penolakan.

Hal itu lantaran warga Luar Batang memiliki sertifikat serta adanya Masjid keramat di wilayah tersebut.

(Rachmat Fahzry)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya