JAKARTA - Diskusi yang diadakan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) berlangsung memanas. Pasalnya, Gubernur Lemhanas, Letjen (Purn) Agus Widjojo menyampaikan dua pokok masalah, yakni konsep rekonsiliasi bangsa dan reformasi TNI hingga membuat peserta diskusi kecewa. Namun, Agus membantah adanya situasi memanas dalam diskusi yang juga membahas Partai Komunis Indonesia (PKI ) tersebut.
"Enggak, masih tertib. Kalau ada tanggapan, beda pendapat, ndak bubar," ujar Agus saat dikonfirmasi Okezone, Selasa (17/5/2016).
Namun Agus membenarkan adanya diskusi tersebut. Dia menyebut diskusi itu merupakan bagian dari jam bimbingan. "Itu namanya jam bimbingan, saya menyampaikan di antaranya untuk mengklarifikasi tentang simposium dan reformasi TNI," imbuhnya.
Adapun tanggapan para peserta, lanjut Agus, tidak banyak. Hal tersebut lantaran waktunya yang terbatas. "Ndak banyak (tanggapan), karena waktunya terbatas, biasa," sambungnya.
Meski demikian, diskusi tersebut tidak dilanjutkan lantaran terbatasnya waktu. "Waktunya abis, bukan karena tidak tuntas, kan tidak lama karena ada makan siang, ada jam pelajaran berikutnya," tandasnya.
(Fahmi Firdaus )