Kunjungan Tayeb ke Takhta Suci Vatikan dengan demikian menjadi momen kunci perbaikan hubungan antara kedua negara tersebut, yang sebenarnya sudah terjalin baik semasa Paus Yohanes Paulus II masih menjabat.
Paus Yohanes Paulus II terakhir kali bertemu dengan Imam Besar Al Azhar di Kairo pada 2000, setahun setelah serangan 11 September menghantam Menara Kembar World Trade Center (WTC) dan Pentagon milik Amerika Serikat. Titik balik yang memicu permusuhan besar-besaran antara negara Barat dan Dunia Islam.
Juru bicara Vatikan Federico Lombardi menambahkan, kedua pemimpin agama terbesar di dunia itu terutama membahas tentang sejumlah tantangan umum yang tengah dihadapi dunia dalam segi keimanan, baik oleh para pemuka agama maupun kaum beriman di seluruh dunia.
Keduanya juga setuju untuk bekerja sama membangun perdamaian dunia, menolak kekerasan dan terorisme, serta bersatu padu dalam menyikapi situasi konflik dan terorisme yang membahayakan umat Kristen di Timur Tengah.
(Silviana Dharma)