Pasca-gempa, hujan deras melanda Kabupaten Bantul dan sekitarnya. Sehingga warga pun membuat pelindung dari barang sisa bangunan yang runtuh. Beberapa hari setelahnya bantuan tenda dan peralatan mulai berdatangan.
Sementara Kepala Dusun Potrobayan, Sayudi mengungkapkan di wilayahnya ada 13 orang tewas, 50 sampai 70-an orang lainnya mengalami luka berat dan ringan.
Sebagian besar tertimpa reruntuhan rumah. Memang sebagian besar bangunan di wilayahnya merupakan bangunan lama, sehingga tidak ada yang menggunakan cor, hanya menggunakan campuran pasir.
Sayudi mengisahkan, setelah menyelamatkan keluarganya, dirinya mengontrol warga. Keliling dari RT satu ke RT yang lainnya untuk mendata dan menolong warganya.
"Untuk warga mengungsi di sekitar Kantor BP3KP, untuk warga yang luka dilarikan ke rumah sakit, sementara yang meninggal dunia dimakamkan satu liang lahat tetapi setiap jenazah dipisah skat. Ada yang suami istri diletakkan berjejer," katanya.