Seperti kata pribahasa, “Lain lubuk lain ikannya”. Dirinya pun mengatakan masih banyak orang yang belum tahu bagaimana watak orang-orang Batak.
"Orang banyak enggak tahu seperti apa. Batak itu halus, lebih halus dari orang Jawa, cuma cara mengungkapkannya beda. Nilai beda itu jangan dianggap suatu kekerasan," terangnya.
Maka itu, Oso menginginkan masyarakat Danau Toba bisa jauh lebih serius dalam memajukan daerahnya. Kemudian, dirinya menginginkan ada sistem yang jelas dalam menjalankan pembangunan, mulai jangka pendek, menengah, hingga panjang.
"Supaya tak berubah rencana pembangunan. Kalau tidak ada sistem, nanti sewaktu gubernur ganti, presiden ganti, jadi berubah-berubah lagi," tandasnya.
(Salman Mardira)