"Baik TNI, Polri, BPBD, Mangkala Agni dan masyarakat kita tempatkan di daerah yang rawan kebakaran. Mereka selalu melakukan patroli rutin. Sebagian anggota juga terus menggencarkan sosialiasi ke masyarakat agar tidak melakukan pembakaran jika ingin membuka lahan," jelasnya.
Selain dari pasukan darat, pemadaman juga diperkuat dengan armada udara. Saat ini, beberapa helikopter dan pesawat siaga melakukan pengeboman air (water booming) saat kebaran lahan.
(Baca juga: Lahan Warga Terbakar, Pesawat dan Heli Dikerahkan untuk Pengeboman Air)
"Intinya, kita selalu bekerja keras. Apa pun hasilnya, akan kita terima walau tidak memuaskan termasuk pencopotan jabatan. Jadi kita Tim Satgas baik TNI, Polri, pemda, BPBD sudah siap dengan risiko apa pun dalam apa yang sudah kita perbuat," pungkasnya.
(Salman Mardira)