Mantan Menteri Agraria Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata

Bayu Septianto, Jurnalis
Sabtu 09 Juli 2016 15:17 WIB
Prosesi upacara militer pemakaman mantan Menteri Agraria Hasan Basri Durin (Bayu Septianto/Okezone)
Share :

JAKARTA - Menteri Agraria era Presiden BJ Habibie, Hasan Basri Durin, dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, melalui prosesi upacara militer.

Sebelum dibawa ke TMP Kalibata, terlebih dulu dilakukan upacara penyerahan jenazah dari pihak keluarga kepada pemerintah di rumah duka, Jalan Pancoran Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (9/7/2016).

Dalam upacara ini, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri) Reydonnyzar Moenek, bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara dari pihak keluarga diwakili putra sulung Hasan Basri, Weno Aulia.

"Saya mewakili pemerintah ikut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum. Marilah kita panjatkan doa, semoga segala kesalahan, kekhilafan, dan dosa yang terdapat pada almarhrum diampuni dan amal baktinya diterima Yang Maha Kuasa," ucap Reydonnyzar dalam sambutannya.

Presesi upacara pemakaman mantan Menteri Agraria Hasan Basri (Bayu/Okezone)

Ia juga berharap keluarga dapat menerima kepergian Hasan Basri dengan tabah dan ikhlas.

(Baca juga: Mantan Menteri Agraria Hasan Basri Meninggal Dunia)

"Pada kesempatan ini kami spaikan penghargaan dan ucapan terima kasih seitingginya kepada keluarga yang telah menyelenggarakan upacara ini," kata Reydonnyzar.

Sementara itu, putra sulung Hasan Basri, Weno Aulia meminta maaf bila selama hidup ayahnya pernah melakukan kesalahan baik saat masih berada dalam pemerintahan maupun selama bergaul di masyarakat dan kerabat-kerabatnya.

"Atas nama keluarga kami mohon maaf apabila papa lalukan kesahalan baik disengaja maupun tidak selama menjabat atau bergaul. Jika ada masalah utang piutang mohon menghubungi keluarga untuk segera diselesaikan," harap Weno.

Hasan Basri sebelum menjadi menteri, pernah menjabat sebagai Gubernur Sumatera Barat pada 1987-1997, Wali Kota Padang periode 1971-1983 dan Wali Kota Jambi pada 1966-1968. Ia juga dikenal sebagai tokoh masyarakat adat Minangkabau.

Ia meninggalkan seorang istri bernama, Zuraida Manan dan empat orang anak masing Weno Aulia, Elyana Novira, Tika Medya, dan Adhitya. Dari para buah hatinya itu, pasangan Hasan Basri dan Zuraida Manan dikaruniai 11 orang cucu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya