Yune Prana, Anak Bupati yang Memilih Jadi Penjual Angkringan

Markus Yuwono, Jurnalis
Rabu 13 Juli 2016 21:20 WIB
Angkringan anak bupati (Foto: Markus/Sindo Radio)
Share :

YOGYAKARTA - Anak bupati biasanya memilih bekerja di kantor ataupun sebagai pengusaha besar. Berbeda dengan Yune Prana Elzuhriya (38) anak kedua bupati Gunungkidul, Badingah, memilih membuka angkringan sederhana bersama suaminya Iwan Surya Purnawan (44).

Dengan modal total Rp5 juta, dirinya mencoba peruntungan membuka angkringan yang diberi nama 'Angkringan Batik' di halaman rumahnya Jalan Pangarsan, Purbosari, Wonosari Gunungkidul. Pun demikian, dengan modal gerobak angkringan yang dibuat suaminya mereka membuka usaha untuk menopang kehidupannya.

Satu buah gerobak yang dipasang ornamen Batik beserta kursi ia taruh di halaman, selain itu pengunjung juga disediakan dua meja kursi. "Sebagai anak bupati membuka angkringan, kenapa harus malu, Ibu (Badingah) malah mendukung," kata Yune.

Menu angkringan yang dibukanya pada 26 Mei lalu, sama dengan angkringan lainnya, mulai dari oseng tempe, babat gongso, sambel teri hingga rendang ayam. Bahkan, Angkringan Batik juga menyediakan nasi kucing sambel welut. Gorengan spesial masih panas dan berbagai sate khas angkringan. Pembeli juga dapat memesan minuman khas angkringan.

"Semua masak sendiri, tidak ada yang kulakan (dipasok)," ujarnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya