Yune memaparkan alasan membuka angkringan karena dirinya punya hobi wedangan. Selain itu dirinya pernah membuka usaha Batik dan harus ditutup karena anak pertamanya lahir.
Iwan Surya Purnawan menambahkan, gerobak angkringannya dibuat sendiri dengan modal Rp850 ribu. Bahkan, saat proses membuatnya, ia sempat dirawat di RSUD Wonosari karena kelelahan. "Saya milih bikin sendiri, karena kalau beli sama ornag bisa Rp3 juta," katanya.
Untuk angkringan dirinya sengaja tidak memasang wifi, karena dirinya ingin membangun angkringan yang bisa digunakan untuk berkomunikasi. Selain itu bisa berbincang -bincang santai tentang berbagai hal dan menambah kenalan. "Kalau orang ke sini memegang handphone maka akan autis dan tidak akan berbicara, mereka akan asyik dengan kesibukannya masing-masing," ulasnya.
Iwan mengakui membuka angkringan tidak terlalu banyak resikonya, dengan modal kecil hasilnya cukup lumayan untuk menopang kehidupan keluarganya. Kedepan, dirinya memiliki mimpi untuk membuka cabang.
"Itungannya kalau saya dulu jasa rental modal mobil hasilnya besar tetapi modalnya besar, kalau ini modal kecil hasilnya lumayan. Jika dihitung persentase antara modal dan hasil maka ketemunya lumayan," ungkapnya.
(Khafid Mardiyansyah)