Napak Tilas Paguyuban Pasundan di Tanah Sunda

Agregasi Kabar Priangan, Jurnalis
Kamis 21 Juli 2016 12:33 WIB
Ilustrasi
Share :

TASIKMALAYA - Tanah Sunda pernah memiliki cerita sejarah kejayaan organisasi termasyhur di zaman colonial dengan nama Paguyuban Pasundan.

Mendengar nama organisasi ini, memori ingatan seolah kembali mengingat satu nama yang memiliki banyak peran penting dalam perjalanannnya, yaitu Otto Iskandar Di Nata yang berjuluk Si Jalak Harupat.

Sayangnya, banyak yang belum tahu jika ternyata pendiri Paguyuban Pasundan ini dimakamkan di Tasikmalaya. Tepatnya di komplek pemakaman raja-raja di Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Ketua Paguyuban Pasundan Kabupaten Tasikmalaya, Asep Mbot mengisahkan, Paguyuban Pasundan didirikan oleh Daeng Kanduruan Ardiwinata pada 20 Juli 1914. Kabupaten Tasikmalaya menjadi daerah cikal bakal berdirinya Paguyuban Pasundan.

“Daeng Kanduruan ini mengungsi dari Bandung ke Tasikmalaya, yang kemudian mendirikan Paguyuban Pasundan,” kata Asep, seperti dikutip dari Kabar Priangan, Kamis (21/7/2016).

Asep menambahkan, ada banyak peninggalan Paguyuban Pasundan di Tasikmalaya. Salah satunya HIS (Holand Inlandsche School) atau sekolah setingkat pendidikan dasar.

Sekolah ini menjadi sekolah yang pertama didirikan Paguyuban Pasundan di Tasikmalaya. Saat ini, sekolah tersebut menjadi SMP N 1 Kota Tasikmalaya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya