"Menantu saya tidak ada riwayat penyakit sama sekali. Waktu cek darah, cek jantung dan lainnya saat itu juga normal," terang Masrani.
Masrani menerangkan, saat Ainun dirawat di rumah sakit sebelum melahirkan, tim medis diduga salah memberikan infus kepada menantunya. Hal itu diakui tim medis yang merawat Ainun. Masrani menduga, itulah yang membuat kondisi Fauzi seperti ini dan meninggalnya Ainun.
"Menantu saya tidak ada penyakitnya. Tapi dokter di sana kala itu mengakui kalau bayi di kandungan Ainun sudah terminum cairan infus yang salah dan berdampak kepada ibu dan bayinya," tambahnya.
Oleh karena kesalahan itu, tim medis memutuskan melakukan operasi dan akhirnya berhasil. Tapi setelah itu, kondisi bayi semakin memburuk. Padahal menurut nenek Fauzi, dari anak pertama hingga melahirkan anak ketiga, menantunya baik-baik saja.
"Dari anak pertama sampai anak ketiga tidak pernah ada masalah. Dan semua dilahirkan normal atau tidak perlu dilakukan operasi," akunya.
Sementara mengenai kondisi Fauzi yang memprihatinkan, keluarga sudah bolak-balik membawanya ke rumah sakit. Ke dokter umum dan juga dokter spesialis. Dan para medis mengaku, Fauzi memang salah obat saat masih dalam kandungan.
Tapi karena ketiadaan biaya, keluarga memutuskan Fauzi tetap berada di rumah dan memilih pengobatan tradisional. Uang yang dihasilkan ayah Fauzi sebagai pedagang kecil-kecilan hanya cukup untuk biaya kehidupan sehari-hari.