"Dulu kami sudah membawa ke dokter spesialis. Setiap diperika, kami harus mengeluarkan biaya Rp300 ribu sampai Rp500 ribu rupiah. Jadi kami tidak punya biaya," kata nenek Fauzi.
Kesedihan Masrani semakin bertambah karena cucu sulungnya, Putri Azizah Andriani yang masih berusia 18 tahun harus menjadi ibu pengganti bagi adik-adiknya. Ia harus merawat ketiga adiknya setiap hari saat ayahnya bekerja.
"Semogalah Allah menolong kami dengan carannya. Dan semoga ada orang lain yang membantu kami agar bisa membawa cucu saya berobat," harap Masrani Lubis meneteskan air mata.
Sementara Putri Azizah Andriani ketika diwawancarai, mengaku sudah terbiasa untuk merawat ketiga adiknya, yakni Abdul Gani Nasution (15), M. Yusuf Nasution, dan Fauzi Ramadhan Nasution (8).
"Ayah sampai sekarang belum pulang. Besok datang saja lagi, kalau mau mewawancarai. Ayah masih jualan sekarang. Kalau ayah tidak jualan, adik saya nanti gak bisa sekolah," ucap Putri Azizah.
Fauzi Ramadhan Nasution hanya bisa terbaring kaku di atas tempat tidur. Sejak lahir, bocah lelaki yang kini berusia delapan tahun itu tak kunjung bisa berjalan. Ia juga tidak dapat berbicara seperti anak-anak pada umumnya, tapi tetap bernafas.
(Risna Nur Rahayu)