"Termasuk merencanakan bom bunuh diri dengan sasaran tempat keramaian dan objek vital termasuk di dalamnya kantor-kantor kepolisian, juga mengembangkan sel-sel teroris yang mereka inginkan di beberapa negara di Asia Tenggara," papar Agus.
Saat ini, GRD dan lima terduga teroris lainnya sedang dilakukan pemeriksaan intensif guna mendapatkan keterangan-keterangan terkait peran mereka.
"Keenam orang ini masih terus kita lalukan pemeriksaan intensif. Mudah-mudah langkah dan upaya yang kami lakukan ini mampu mematikan rasa aman masyarakat," pungkas Agus.
(Amril Amarullah (Okezone))