JOMBANG - Bangkit Fauzal (48), perakit senjata api (senpi) asal Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, diringkus aparat Polres Jombang. Pria yang bekerja sebagai tukang listrik ini mengaku mendapatkan amunisi dari luar Kota Santri.
"Untuk amunisinya, saya beli dari teman saya di Bandung, seharga Rp 450 ribu seluruhnya," ujar Bangkit Fauzal, kepada Okezone saat ditemui di Mapolres Jombang, Selasa (09/8/2016).
Bangkit mengaku senpi hasil rakitannya itu digunakannya untuk menyalurkan hobinya berburu di hutan. Ia pun membantah jika senpi tersebut digunakan sebagai ladang bisnis dirinya untuk mengeruk rupiah.
"Tidak saya jual, saya gunakan untuk berburu. Selain itu untuk koleksi pribadi," paparnya.
Selain itu, Bangkit mengatakan sebelum merakit senpi, ia terlebih dahulu membeli amunisi senjata. Baru selanjutnya, ayah tiga anak itu merakit senpi yang sesuai dengan amunisi yang didapatkan. "Beli amunisinya dulu, baru kemudian merakit senpinya. Karena biar cocok," terangnya dalam kondisi tangan terborgol.
Sebelumnya, sebuah rumah yang digunakan sebagai tempat perakitan senjata api (senpi) di Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang di gerebek Satreskrim Polres Jombang, Senin 8 Agustus. Dalam penggerebekan itu, sedikitnya, empat pucuk senpi rakitan laras panjang dan empat pucuk senpi rakitan laras pendek diamankan. Ratusan butir peluru berbagai kaliber juga diamankan petugas dari rumah Bangkit.
(Angkasa Yudhistira)