Siswa SMA Ini Dikeluarkan dari Sekolah Gara-Gara Bawa Mobil

Didin Jalaludin, Jurnalis
Jum'at 12 Agustus 2016 11:34 WIB
Ilustrasi
Share :

Bupati yang akrab dipanggil Kang Dedi ini mengaku, setelah mengelurkan kebijakan larangan pelajar mengendarai kendaraan ke sekolah, dirinya banyak menerima laporan. Pasalnya, dampak negatif dari banyaknya pelajar yang membawa kendaraan sendiri ke sekolah sangat terasa.

Seperti peristiwa yang terjadi di Jalan Raya Sukatani, seorang pelajar SMK yang mengendarai motor ke sekolah menabrak sedikitnya enam pelajar SD yang tengah menyebrang jalan. Akibat kejadian tersebut satu dari enam siswa SD itu tewas di lokasi kejadian.

"Pelajar SMK itu kemudian dikeluarkan dari sekolahnya, karena akibat tidak mengindahkan aturan larangan bawa kendaraan dia mengalami kecelakaan di jalan raya, dan mengakibatkan korbannya tewas," tuturnya.

Adapun untuk siswa SAMN 3 Purwakarta yang dikeluarkan karena nekat membawa mobil ke sekolah ini, kata Kang Dedi, dipindahkan untuk sekolah di SMAN Bungursari. Langkah itu dilakukan sebagai solusi agar siswa tersebut bisa tetap melanjutkan pendidikan.

"Solusinya, kami pindahkan An ke SMA Negeri Bungursari yang dekat dengan tempat tinggalnya. Jadi, karena dekat dengan tempat tinggal, dia tidak pakai mobil lagi ke sekolah. Dengan begitu uang untuk bensin mobilnya bisa ditabung," pungkas dia.

(Risna Nur Rahayu)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya