Pelaku Perampokan di Pondok Indah Sempat Dilarang Neneknya ke Jakarta

Bramantyo, Jurnalis
Minggu 04 September 2016 16:47 WIB
Rumah salah satu tersangka perampokan dan penyanderaan di Pondok Indah, Samadi (Bramantyo/Okezone)
Share :

SRAGEN – Samadi (32), salah satu pelaku perampokan disertai penyanderaan di Pondok Indah, Jakarta diketahui baru 10 hari tiba di Jakarta.

Warsi, salah seorang tetangga Samadi menuturkan , pria asal warga Dusun/Desa RT 05, Kecamatan Plupuh, Sragen Jawa Tengah itu, berangkat ke Jakarta karena diajak oleh tetangganya yang bernama Adijon Suyadi (AS) yang biasa di panggil Aji.

Dalam kesehariannya, kata dia, Samadi dikenal sebagai sosok pendiam namun ulet dalam bekerja. Diketahui Samadi sudah menikah, namun istrinya saat ini bekerja menjadi tenaga kerja wanita (TKW) di Hongkong.

Warsi menjelaskan bahwa Samadi tinggal bersama neneknya, Sadiyem (60) yang tengah sakit-sakitan. “Pamitnya ke simbahnya (neneknya) hanya pergi tiga hari. Itupun sudah dilarang simbahnya sampai nangis," kata Warsi, Minggu (4/9/2016).

Sementara untuk Aji, Warsi meneceritakan bahwa Aji sudah lama tinggal di Jakarta dan datang ke kampungnya untuk menjemput Sadiyem agar dirawat di Jakarta. Aji juga dikenal ramah oleh para tetangga Samadi.

"Sehari-hari kerjanya serabutan. Kadang-kadang jika ada yang hajatan manten (pernikahan) dia nyambi nyoting (shoting). Aji itu sejak kecil sudah ikut orang di Jakarta. Jadi tidak tahu kerjanya apa selama di sana," ungkapnya.

Warga hanya berharap kasusnya cepat selesai, agar Samadi bisa segera pulang kembali ke rumah dan mengurus neneknya kembali.

(Rachmat Fahzry)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya