JAKARTA – Tawuran pelajar dari dua sekolah yang berbeda yakni SMK Yanindo dengan SMK Naim menewaskan seorang pelajar berusia 15 tahun bernama Billy. Ia bersimbah darah dan meninggal dunia di tempat kejadian setelah terlibat tawuran antarpelajar di Pasar Elok, Jalan RE Martadinata, Pademangan, Jakarta Utara.
Pantauan Okezone di lokasi kejadian, Billy tewas setelah mendapatkan tiga luka bacokan di bahu, perut, dan punggung setelah duel satu lawan satu dengan musuhnya sesama pelajar sekolah lain.
"Anak ini memang sudah siap tawuran dari siang sepertinya, setelah sore memang akhirnya tawuran itu pecah," ujar Jumadi, warga sekitar yang melihat tawuran antarpelajar tersebut, Kamis (8/9/2016).
Jumadi menambahkan, korban yang baru duduk di kelas X SMK Yanindo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, itu terlihat membawa senjata tajam dan bertarung dengan pelajar lain yang diduga dari SMK Naim Pademangan, Jakarta Utara.
"Kelihatannya korban duel satu lawan satu. Nah, pas korban kena bacok, baru teman-temannya balik lagi buat menolong, karena korban sudah kehabisan darah, akhirnya tewas di lokasi," jelasnya.
Wakapolsek Pademangan AKP Sulistyo, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tawuran antara SMK Yanindo dengan SMK Naim dan menewaskan seorang pelajar bernama Billy (15) dengan luka sobek di dada sebelah kiri itu.
"Kami akan menyelidiki lebih lanjut tawuran pelajar ini karena sangat meresahkan warga sekitar, dan kami akan mengejar pelaku tawuran yang menewaskan Billy,” tutup Sulistyo.
(Ulung Tranggana)