WASHINGTON – Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) memilih bungkam menanggapi informasi yang menyebutkan Israel memiliki 200 senjata nuklir yang mengarah ke Teheran, Iran. Hal itu terungkap dari dokumen email mantan Luar Negeri AS Colin Powell yang dibocorkan orang tak dikenal pekan ini.
Dalam suratnya kepada Jeffrey Leeds, seorang rekan bisnisnya sekaligus pendonor besar Partai Demokrat, Powell mengakui bahwa Israel memiliki sekira 200 senjata nuklir yang semuanya diarahkan ke Iran. Selama ini, baik Israel maupun AS tidak pernah mengonfirmasi ataupun membantah kepemilikan senjata pemusnah massal tersebut, sebuah kebijakan yang dikenal dengan nama ‘ambiguitas nuklir’.
“Orang-orang di Teheran tahu Israel memiliki 200, semua mengarah ke Teheran, dan kita memiliki ribuan. Seperti (yang Presiden Iran, Ahmadinejad katakan) ‘apa yang akan kita lakukan dengan satu unit, membersihkannya?’,” Demikian isi surat bertanggal 3 Maret 2015 itu sebagaimana dikutip dari Russia Today, Sabtu (17/9/2016). Surat tersebut dipublikasikan di laman whistleblower DCLeaks bersama sejumlah dokumen lainnya dan telah dikonfirmasi sebagai email asli oleh juru bicara Powell, Peggy Cifrino.