Hujan Disertai Angin Kencang Akan Terus Terjadi pada Masa Pancaroba

Antara, Jurnalis
Minggu 25 September 2016 15:34 WIB
foto: okezone
Share :

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan hujan lebat yang disertai kilat atau petir dan angin kencang lebih banyak terjadi pada masa transisi atau pancaroba musim.

"Biasanya terjadi pada masa pancaroba baik dari musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya," kata Humas BMKG Hary T Djatmiko di Jakarta, Minggu.

Hary Djatmiko menjelaskan, indikasi terjadinya hujan lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang berdurasi singkat diketahui antara lain satu hari sebelumnya udara pada malam hari hingga pagi hari terasa panas dan gerah.

Udara terasa panas dan gerah diakibatkan adanya radiasi matahari yang cukup kuat ditunjukkan oleh nilai perbedaan suhu udara antara pukul 10.00 dan 07.00 LT lebih besar 4,5 derajat Celcius disertai dengan kelembaban yang cukup tinggi lebih dari 60 persen.

Selain itu, mulai pukul 10.00 pagi terlihat tumbuh awan Cumulus (awan putih berlapis-lapis), diantara awan tersebut ada satu jenis awan yang mempunyai batas tepinya sangat jelas berwarna abu-abu menjulang tinggi seperti bunga kol.

Tahap berikutnya awan tersebut akan cepat berubah warna menjadi abu-abu atau hitam yang dikenal dengan awan Cb (Cumulonimbus).

Pepohonan disekitar tempat warga berdiri ada dahan atau ranting yang mulai bergoyang cepat. Terasa ada sentuhan udara dingin disekitar tempat kita berdiri.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya