TOKYO – Kehadiran seekor ular berwarna coklat memaksa kereta peluru Jepang, Shinkansen berhenti darurat. Saat itu, kereta tengah melakukan perjalanan dari Tokyo ke Hiroshima.
Kepanikan bermula dari seorang penumpang yang melihat pergerakan merayap di celah kursinya. Setelah ditilik lebih jelas, rupanya seekor ular sepanjang 30 sentimeter tengah menjelajahi deretan bangku gerbong.
Masinis segera diberitahu dan memutuskan berhenti. Polisi dipanggil untuk menurunkan penumpang gelap tersebut.
Sepertu diwartakan The Guardian, Selasa (27/9/2016), sebelum memboyong ular itu turun, polisi menanyai apakah ada yang merasa kehilangan, salah menaruh atau tak sengaja melepas reptil menjalar tersebut di kereta? Tanggapan penumpang sangat dingin. Alhasil, polisi masih mencari pemilik aslinya.
Ular yang berhasil diamankan petugas diketahui tidak berbisa. Kehadirannya juga tidak melukai seorang pun. Sementara mengenai usianya, diperkirakan dia termasuk ular pemangsa tikus yang masih remaja.