"Saya tidak mau menutupi, memang ada anggota TNI aktif yang menjadi pengikut Taat. Tetapi, anggota itu sudah diberi pembinaan. Berdasarkan laporan dari intelijen Padepokan Dimas Kanjeng tersebut berpotensi masalah, sebelum kasus itu heboh seperti sekarang yang terjadi," ungkapnya.
Disinggung mengenai mantan anggota TNI yang ikut jadi tersangka dugaan pembunuhan anak buah Dimas Kanjeng, Sukadana mengaku menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada Kepolisian. Pasalnya, perbuatan itu melanggar hukum
"Saya dengar ada mantan anggota TNI yang jadi tersangka (kasus dugaan pembunuhan terhadap santri Taat, Ismail dan Abdul Gani), itu sudah ditangani Polri," pungkasnya.
(Rachmat Fahzry)