"Kami (tim medis) penasaran, kok obat-obat nggak ada yang bereaksi sama dia. Malahan, infus juga dimatiin," ujarnya.
Iput lalu berinisiatif untuk menemani Sudati. Terlebih lagi, ia curiga bahwa pasiennya itu tidak meminum obat yang diberikan dan hanya berpura-pura mengiyakan.
"Saya tungguin sampai jadwal minum obat berikutnya. Ternyata obatnya diumpetin di bawah bantal," sambungnya sembari tersenyum.
Setelah muslihatnya terbongkar, Sudati pun bersedia meminum obat. Namun harus tetap dibawah pengawasan dokter secara langsung. Meski demikian, Sudati tetap sakit dan membuat tim medis kembali garuk-garuk kepala.
"Obat sudah diminum. Tapi kok masih sakit. Padahal saya lihat sendiri dia minum obat," kata Iput.