Diterjang Air dari 2 Sungai, Banjir di Grobogan Tak Mudah Surut

Taufik Budi, Jurnalis
Selasa 11 Oktober 2016 14:10 WIB
Banjir Menerjang Grobogan (Foto: Taufik Budi/INews)
Share :

GROBOGAN - Tanggul Sungai Tuntang jebol di Kabupaten Grobogan Jawa Tengah, banjir pun masih menggenangi sejumlah desa di Kecamatan Gubug. Selain akibat terjangan air dari Sungai Tuntang, banjir juga diperparah dengan limpahan dari Sungai Jragung.

"Airnya mengalir tapi berputar-putar saja, hingga merata di rumah-rumah warga, di antaranya Desa Kuwaron, Rowosari, Ngroto, Papanrejo, Kemiri, dan Mlilir. Ketinggian air di Kuwaron (setinggi) satu lutut lebih," ujar Camat Gubug, Teguh Harjo Kusumo, Selasa (11/10/2016).

Kawasan banjir yang dinilai paling susah surut. sambungnya, terdapat di Desa Rowosari. Pasalnya, saat tanggul Sungai Tuntang di Desa Papanrejo jebol, Desa Rowosari mendapat limpahan air.

Selain itu, luapan banjir yang sempat melintas di Desa Tanggirejo juga berujung di Rowosari.

"Air banjir ini hanya berpindah tempat saja, masih mencari lokasi yang paling rendah, kalau orang Jawa bilang megep-megep. Apalagi yang di Rowosari itu, enggak tahu nanti airnya lari ke mana. Ada 300 kepala keluarga yang terkena dampaknya di sana," jelas Teguh.

Pemerintah saat ini fokus pada penanganan korban banjir yakni penyediaan makanan dengan mendirikan dapur umum. Ribuan nasi bungkus akan didistribusikan kepada korban banjir yang kini masih bertahan di rumah masing-masing.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya