“Kita tahu ini memang tanah negara, sudah jadi risiko,” katanya.
Ia menuding, banjir di sekitar Kali Petogogan akibat adanya Apartemen Kintamani. Sebelumnya, di lahan apartemen tersebut merupakan permukiman masyarakat.
“Banjir sekarang itu karena Apartemen Kintamani menurut saya. Apartemen itu dulu kampung warga, tapi sudah digusur juga sekitar tahun 1995. Jadi bukan karena rumah saya Kemang banjir. Ya normalisasi saja,” paparnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)