"Barang gw diacak2, baju suruh dibuka, bra suruh dibuka, celana dlm juga suruh dibuka," sebutnya.
Dalam status tersebut, Claudia juga menyebutkan bahwa hanya dirinya yang mendapat perlakuan berlebihan tersebut. "gw gk terima lah pelecehan, baru kali ini gw ngalaminnya, sedih gw diperiksa di negeri sendiri seperti itu, dikira gw sindikat narkoba, helloooo, gw keluar masuk ke negara org aman2 aja, malah gw plg dibuat gk nyaman," tulisnya.
Dalam status lainnya, Claudia menuliskan bahwa petugas yang melakukan pemeriksaan tersebut adalah seorang perempuan dan seorang laki-laki, "yg periksa cewek pake jilbab di office airport, yang acak2 barang gw petugas laki2," tulisnya.
Terpisah, pihak Divisi Keamanan Angkasapura II Bandara Internasional Supadio Pontianak, Zulbrito mengaku, baru mengetahui kabar ini. Namun, ia akan mengkonfirmasi langsung dengan pihak Imigrasi dan Bea Cukai, karena merekalah yang berwenang melakukan pemeriksaan tersebut.
"Untuk penumpang datang dari luar negeri, dokumennya akan langsung diperiksa Imigrasi. Setelah itu barang-barang yang dibawanya, langsung dilakukan pemeriksaan oleh Bea dan Cukai," katanya.