Marwah Daud Diduga Terlibat Pembunuhan dan Penipuan Dimas Kanjeng

Sindonews, Jurnalis
Kamis 13 Oktober 2016 04:58 WIB
Share :

SITUBONDO - Sejumlah mantan pengikut padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi menuntut polisi segera memeriksa Marwah Daud Ibrahim sebagai Ketua Yayasan Dimas Kanjeng.

Marwah dituding terlibat dan mengetahui pembunuhan yang dilakukan Dimas Kanjeng dan anak buahnya. Selain itu, dia juga diduga turut ambil peran dalam kasus penipuan dan penggandaan uang Dimas Kanjeng.

Dengan menunjukkan jubah hitam, Junaidi mantan pengikut Dimas Kanjeng mengungkapkan satu per satu cara penipuan yang dilakukan Taat. Jubah yang digunakan Dimas Kanjeng diduga mampu berisi uang hingga ratusan juta rupiah. Jubah yang digunakan ini merupakan hasil duplikasi dari penjahit yang sama dengan tersangka.

Dia pun mempraktikkan cara Kanjeng mengeluarkan uang dari jubahnya. Jubah hitam yang digunakan Junaidi ini akan diberikan pada pihak kepolisian untuk menyanggah kesaksian pengikut Dimas Kanjeng.

Setiap jubah yang dipakai Kanjeng dibuat oleh satu penjahit khususnya, dengan isi empat kantong di belakang dan lengannya yang mampu menyimpan uang hingga ratusan juta rupiah.

Selain kasus penipuan dan penggandaan uang, Junaidi juga menuntut agar Polda Jawa Timur dan Mabes Polri menyeret Marwah Daud Ibrahim.

Marwah diduga terlibat dalam pembunuhan dua sultan padepokan, yaitu Ismail Hidayah dan Abdul Ghani. Sebagai ketua yayasan di padepokan, Marwah diduga mengetahui rencana Dimas Kanjeng membunuh para sultannya.

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya