PEKANBARU - Satelit milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mendeteksi 56 titik panas (hot spot) di Sumatera dengan tingkat kepercayaan kebaran di atas 50 persen.
Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Slamet Riyadi menyebut jumlah tersebut turun empat titik dari hari sebelumnya total 60 titik.
"Pagi ini satelit kembali temukan 56 titik panas berada di daratan Pulau Sumatera dengan wilayah penyebaran terdapat pada empat provinsi," ucapnya, Kamis (20/10/2016).
Titik panas itu, lanjutnya, dari analisa pihaknya dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) berdasarkan pantauan satelit NASA baik Terra maupun Aqua.
Dia merinci, empat provinsi di Sumatera yang disebutkan dengan wilayah menjadi kosentrasi berada di Bangka Belitung terpantau 24 titik. Lalu di Sumatera Selatan dengan jumlah 19 titik, di Lampung terdeteksi 12 titik dan di Jambi satelit temukan satu titik.