Tiga Negara Bagian AS Tolak Rusia Jadi Pemantau Pilpres

, Jurnalis
Sabtu 22 Oktober 2016 13:26 WIB
Capres AS dari Partai Republik Donald Trump dan Capres AS dari Partai Demokrat Hillary Clinton dalam Debat Capres AS 2016 putaran pertama di Hofstra University. (Foto: Reuters)
Share :

SEDIKITNYA tiga negara bagian Amerika Serikat telah menolak permintaan Rusia untuk mengirim pemantau ke tempat-tempat pemungutan suara selama pemilihan presiden (pilpres) berlangsung. Agenda empat tahunan di Negeri Paman Sam itu dijadwalkan pada 8 November.

Rusia sebelumnya tidak ikut dalam program untuk mengamati pilpres di AS. "Dan permintaan untuk memantau ini tampaknya tidak lebih dari 'sebuah sandiwara pencitraan,'" menurut Juru Bicara Departemen Luar Negeri Amerika, Mark Toner.

Ada sebuah proses yang memungkinkan pemerintah asing mengamati pemilihan Amerika, kata Toner, tetapi masing-masing negara bagian yang punya wewenang untuk menyetujuinya.

Di Gedung Putih, juru bicara presiden, Josh Earnest mengatakan, tidak diketahui secara pasti apa motivasi Rusia. Tetapi kecurigaan dari pejabat negara bagian adalah wajar, apalagi pemerintah AS sudah memastikan Rusia bertanggung jawab atas peretasan terhadap jaringan komputer dan arsip email milik tokoh politik Amerika.

Sejauh ini pejabat di Oklahoma, Louisiana, dan Texas telah menolak permohonan Rusia tersebut.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya