Tempat Pembaringan Yesus Diangkat Pertama Kali untuk Penelitian

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Kamis 27 Oktober 2016 22:02 WIB
Lempeng batu tempat pembaringan jenazah Yesus Kristus dibuka pertama kali (Foto: National Geographic)
Share :

YERUSALEM – Para peneliti baru-baru ini mengangkat sebuah lempeng batu yang diyakini sebagai tempat pembaringan jasad Yesus Kristus setelah disalibkan. Permukaan batu tempat pembaringan jenazah tersebut berada di Gereja Makam Suci Yerusalem.

Sebelumnya, permukaan makam Yesus Kristus ditutupi oleh lapisan marmer tebal. Lapisan tersebut kemudian dibuka pertama kali sejak ditemukan pada 1555. Para peneliti dikejutkan dengan jumlah material di bawah penutup tersebut saat akan merestorasi situs tersebut.

“Akan menjadi analisis ilmu pengetahuan yang panjang. Tetapi, kita akhirnya dapat melihat permukaan batu yang asli di mana tubuh Yesus Kristus dibaringkan,” ujar peneliti dalam proyek restorasi tersebut, Fredrik Hiebert, seperti dimuat USA Today, Kamis (27/10/2016).

Menurut Alkitab, tubuh Yesus Kristus dibaringkan di kubur yang digali di dalam bukit batu. Yesus dikuburkan setelah saudagar, Yusuf dari Arimatea, meminta mayatnya kepada Pontius Pilatus. Jasad Yesus lalu dikapani dengan kain lenan dan pintu kuburnya ditutup dengan batu besar.

Umat Kristiani meyakini bahwa Yesus Kristus bangkit pada hari ketiga setelah disalibkan. Kedua perempuan, Maria Magdalena –ibu Yesus- dan Maria yang lain mengatakan mayatnya hilang saat mengunjungi kubur tersebut pada dini hari.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya