Gereja Makam Suci Yerusalem sendiri dibangun oleh Kerajaan Romawi di bawah pemerintahan Kaisar Konstantinus Agung pada 325. Gereja tersebut diyakini sebagai tempat di mana jenazah Yesus dibaringkan.
Peneliti dari National Technical University of Athens, Antonia Moropoulou mengatakan, penelitian terhadap batu tempat pembaringan tersebut akan memungkinkan peneliti menjawab bentuk asli dari kubur Yesus.
“Kami sekarang berada pada momen penting untuk merehabilitasi Kubur Yesus. Teknik yang kami gunakan untuk mendokumentasikan monumen tersebut akan memungkinkan dunia mempelajari temuan kami seolah-olah mereka sendiri sedang berada dalam Kubur Yesus,” ujar Moropoulou.
(Wikanto Arungbudoyo)