JAKARTA - Salim Mubarak Attamimi alias Abu Jandal dikabarkan tewas usai serangan yang terjadi di Mosul, Irak. Panglima militer ISIS itu diyakini memiliki pengaruh terhadap kelompoknya yang ada di Indonesia.
Peneliti terorisme Universitas Indonesia (UI) Ridwan Habib menilai figur Abu Jandal cukup berpengaruh. Oleh karena itu, Polri diminta waspada dengan adanya aksi balasan yang dilakukan oleh kelompoknya yang ada di Indonesia.
"Dia (Abu Jandal) itu perekrut, terutama jaringan di Indonesia bagian timur, " kata Ridwan kepada Okezone, Kamis (10/11/2016).
Menurut Ridwan, pelaku yang pernah membuat video menantang Panglima TNI itu bukan kombatan yang handal. Meski begitu, Abu Jandal terkenal dengan keahlian merekrut anggota ISIS di Indonesia.
"Dia lebih dikenal sebagai perekrut karena keahliannya berbicara manis dan perayu," jelas alumni S2 Kajian Intelijen UI tersebut.
Ridwan membenarkan, bahwa beberapa warga Indonesia bahkan tak luput dari rayuan Abu Jandal untuk berangkat berjihad ke Suriah. Walaupun pada akhirnya sebagian dari mereka melarikan diri pulang ke Indonesia dengan penuh kekecewaan.
"Mereka kecewa karena gaji yang diterima dari ISISsangat sedikit sedangkan resikonya besar," terang Ridwan.