Luka Bakar 50%, Satu Lagi Balita 3 Tahun Korban Bom Samarinda Kritis

Dara Purnama, Jurnalis
Senin 14 November 2016 09:55 WIB
Share :

JAKARTA - Satu balita masih dalam kondisi kritis pascaledakan bom molotov berdaya ledak rendah terjadi di Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu 13 November 2016. Balita berusia 3 tahun itu mengalami luka bakar hingga 50 %.

"Satu orang masih bertahan namanya Triniti usianya 3 tahun. Kritis karena luka bakarnya 50 %," kata Direktur RSUD A Wahab Sjahranie, dr Rachim Dinata ketika dikonfirmasi Okezone, Senin (14/11/2016).

Sementara korban balita lainnya atas nama Intan Marbun Olivia dipastikan meninggal dunia subuh ini pukul 03.05 WIB lantaran menderita luka bakar hingga 78 % dan infeksi saluran pernafasan.

"Luka bakar 78 % menyebabkan trauma inhalasi paru. Luka bakar di atas 45 %, dewasa saja banyak yang tidak tertolong apalagi bayi 78 %," jelas dia.

Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Agus Rianto membenarkan kabar duka ini. Menurut dia, Intan mengalami luka yang cukup serius. "Pagi sekira 03.05 WIB atas nama Intan Marbun Olivia 2,5 tahun karena luka bakar 78 % dan infeksi saluran pernafasan," katanya. (fas)

(Amril Amarullah (Okezone))

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya