"Untuk negara dan pemimpin kami, juga kepada saudara kami yang berbhineka agama, kepercayaan, suku, ras & antargolongan. Semoga kehidupan di Jakarta yang penuh perbedaan tetap rukun mewarnai muka bumi. Maka, mari kita saling menghargai didalam Indonesia.
Dari kami saudaramu, penganut kepercayaan Parmalim. Di kampung kecil Kabupaten Toba Samosir."
Usai menggelar doa bersama, Sabar Simanjuntak mengatakan, ibadah Sabtu sebagai rutinitas mingguan yang mereka lakukan. Ini menjadi momen bagi pengikut Malim untuk turut menyampaikan keprihatinan atas kondisi bangsa Indonesia yang sedang diterpa berbagai masalah.
"Terus terang, kami juga kecewa dengan kondisi bangsa kita saat ini yang terus diliputi konflik politik," ucap Sabar.