PADANG - Sekira 152 orang hari ini berangkat ke Jakarta untuk mengikuti ‘Aksi Super-Damai 212’ yang akan berlangsung di Lapangan Monumen Nasional (Monas), pada 2 Desember 2016. Mereka diberangkatkan dengan 3 bus NPM dan satu bus pariwisata.
Koordinator aksi Irfianda Abidin menjelaskan, keberangkatan mereka sempat tertunda satu hari dan seharusnya sejak kemarin mereka sudah berangkat. Mereka menunda keberangkatan ini lantaran permintaan dari Polda Sumbar. “Menyusul kesepakatan antara Kapolri, MUI, dan GNPF MUI,” terangnya, Selasa (29/11/2016)
Keberangkatan 152 orang dalam rangka menggelar aksi menuntut gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), untuk ditahan lantaran kasus penistaan agama. “Selain yang berangkat lewat bus, teman-teman lain akan menyusul lewat pesawat. Rencananya akan sampai ke Jakarta pada hari Kamis nanti,” ujarnya.
Irfianda juga mengatakan, selain dari Kota Padang yang berangkat, ada rombongan lain dari kabupaten dan kota di Sumatera Barat yang akan ikut berangkat. “Mungkin mencapai ribuan orang, namun nanti kita lihat hasilnya,” ujarnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Padang Kompol Hamidi mengatakan, untuk keberangkatan rombongan ini akan dikawal secara estafet. “Nanti dari Padang akan dikawal sampai di perbatasan kemudian akan dilanjutkan oleh Polres Solok, begitu pula selanjutnya,” tutupnya.
(Ulung Tranggana)