TANJUNGPINANG - Sebanyak delapan anggota TNI AL dari Lantamal IV Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) mendapatkan penghargaan. Hal itu diberikan karena keberhasilan prajurit menggagalkan rencana perompakan di Selat Malaka.
Kedelapan prajurit yang mendapatkan piagam penghargaan tersebut tergabung di Unit-1 Jatanrasla WFQR (Tim Western Fleet Quick Response) Lantamal IV.
Komandan Lantamal IV, Laksamana Pertama TNI S. Irawan mengatakan, keberhasilan yang ditorehkan Tim WFQR di antaranya penangkapan pelaku perompakan MT Orkhim Harmoni dan pelaku penyelundupan psikotropika. Kemudian penangkapan MT Mascot II bermuatan HSD, perompak dan pelaku transfer BBM Siphoning MT Joaquim dan MT Kharisma 9.
"Kemudian penemuan dan penangkapan MT Vier Harmoni dan terakhir adalah penangkapan sindikat perompak yang biasa beraksi di Selat Malaka," ucapnya, Kamis (29/12/2016).
Atas prestasi tersebut, Danlantamal IV mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tim WFQR khususnya atas prestasi yang telah dicapai. "Harapan kita, di masa yang akan datang Tim WFQR dapat lebih ditingkatkan lagi pretasinya," imbuhnya.
TIM WFQR yang mendapat penghargaan adalah Mayor Laut Rudi Amiruddin sebagai komandan tim. Letda Marinir Achmad Juaini, Sertu Marinir M. Arif Najib, Serda Marinir Toni Andi, Kopda Marinir Tunggal Susanto, Pratu Marinir Ledi Susanto, Pratu Marinir Eko Wicaksono.
(Arief Setyadi )