KISAH: 'Perlombaan' Tiga Penjelajah Mencapai Kutub Selatan

Emirald Julio, Jurnalis
Minggu 19 Februari 2017 08:06 WIB
(Dari kiri ke kanan)Robert Falcon Scott, Sir Ernest Shackleton, Roald Amundsen (Foto: The Vintage News)
Share :

Pada 24 Oktober 1911, terbentuklah tim ‘Motor Party’ yang mulai berangkat. Pada 1 November 1911, dua kelompok lainnya menyusul dan bertemu dengan Motor Party tiga pekan kemudian. Ketika mereka mencapai ujung Ross Ice Shelf, mendadak badai menghantam dan membuat Scott serta timnya tidak bisa meninggalkan tendanya selama lima hari.

Rintangan bertubi-tubi juga terus menghantam Scott. Akibat cuaca buruk, makanan mereka habis, dan kuda-kudanya banyak yang sekarat karena berada di luar tenda dan terkena badai salju. Usai badai salju reda, Scott dan timnya memutuskan untuk menyembelih kuda-kuda mereka untuk dijadikan makanan.

Pada 9 Januari 1912, Scott akhirnya mencapai titik terjauh di wilayah Selatan yang dulu dicapai Shackleton. Walau lelah dan lemah, akhirnya Scott dan timnya dapat melihat Kutub Selatan pada 16 Januari.

Sayangnya pada 17 Januari 1912 ketika sampai di Kutub Selatan, Scott menemukan mimpi buruknya setelah melewati banyak rintangan tersebut. Ia melihat bendera Norwegia milik Amundsen yang berarti ia kalah dalam perlombaan menuju Kutub Selatan.

Namun ini adalah ekspedisi terakhir dari Scott akibat ia dan timnya mengalami malnutrisi dan kelelahan. Pada catatan terakhir yang ditemukan, Scott menulis pada 29 Maret 1912, “Rasanya sayang, tapi saya pikir saya tidak mampu lagi menulis.” Tim penyelamat baru menemukan jenazah Scott dan timnya pada 12 November 1912.

(Emirald Julio)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya