JAKARTA – Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok disebut tidak etis masih menikmati fasilitas milik negara dalam tiap aktivitasnya. Padahal, Ahok sudah menyandang status terdakwa dalam kasus penodaan agama.
Demikian yang disampaikan anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil, saat berbincang dengan Okezone, Selasa (21/2/2017).
"Dia terdakwa, lalu ke mana-mana difasilitasi negara. Mobil yang ia gunakan mobil milik negara, fasilitas yang ia pakai selama ini sebagai terdakwa masih milik negara. Saya anggap itu tidak etis," tegas Nasir.
Karena itu, menurut politikus PKS ini, sudah tidak ada alasan lagi bagi pemerintah untuk tidak memberhentikan Ahok.
"Sudah tidak ada alasan lagi untuik tidak memberhentikan Ahok sebagai Gubernur DKI," katanya.