Siti Aisyah: Saya Kira (Racun) Itu Baby Oil ...

Rifa Nadia Nurfuadah, Jurnalis
Minggu 26 Februari 2017 13:05 WIB
Siti Aisyah, WNI yang diduga terlibat dalam pembunuhan Kim Jong-nam (kiri). (Foto: Facebook/AP)
Share :

Siti juga meminta agar pejabat KBRI di Kuala Lumpur mengabari keluarganya di Serang, Banten. Ia berpesan, keluarga di rumah sebaiknya tetap tenang dan menjaga kesehatan.

"Kami bertanya apakah ia mau bertemu keluarga, tetapi Siti memilih tidak karena ia tak mau keluarga melihatnya dalam kondisi sekarang," ujar Andriano.

Jumat, 24 Februari, Kepolisian Malaysia menjelaskan bahwa gas saraf VX digunakan dalam pembunuhan Kim Jong-nam. Ini adalah bahan kimia yang dilarang penggunaannya melalui Konvensi Senjata Kimia. Amerika Serikat memasukkan VX sebagai senjata pemusnah massal.

Sementara itu, kantor berita Bernama mengabarkan, Andriano turut memboyong peralatan untuk mengecek sidik jari saat bertemu Siti. Dengan begitu, ia bisa memverifikasi identitas Siti yang ditemuinya dengan yang tercantum dalam paspornya.

"Materinya dikirim melalui satelit ke Indonesia. Semoga hasil tes tersebut dapat diketahui dalam sehari untuk membuktikan apakah ia orang yang sama dengan yang tertera di paspor," tutur Andriano.

Andriano menegaskan, KBRI di Kuala Lumpur akan menantikan langkah penyelidikan selanjutnya dari Kepolisian Malaysia untuk memastikan apakah Siti Aisyah akan didakwa atau dilepaskan dalam kasus pembunuhan Kim Jong-nam ini. Batas penahanan Siti Aisyah akan berakhir pada 1 Maret.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya