nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perempuan Vietnam Tersangka Pembunuhan Kim Jong-nam Lolos dari Hukuman Mati

Rahman Asmardika, Jurnalis · Senin 01 April 2019 12:51 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 01 18 2037706 perempuan-vietnam-tersangka-pembunuhan-kim-jong-nam-divonis-tiga-tahun-empat-bulan-penjara-Qe1zzj4QGV.jpg Foto: AFP.

KUALA LUMPUR – Perempuan warga negara Vietnam yang dituduh membunuh saudara tiri Pemimpin Korea Utara di Malaysia akan dibebaskan pada Mei mendatang setelah mengaku bersalah atas tuntutan yang lebih ringan.

Doan Thi Huong mengatakan bahwa dia menerima “vonis yang adil” tersebut setelah hakim membacakan vonisnya di pengadilan Malaysia di mana dia disidangkan atas tuduhan pembunuhan terhadap Kim Jong-nam.

“Saya senang ini adalah vonis yang adil. Ini penilaian yang adil, saya berterima kasih kepada pemerintah Malaysia dan Pemerintah Vietnam," tambahnya.

BACA JUGA: Kasus Pembunuhan Kim Jong-nam: Jaksa Cabut Tuntutan Terhadap Siti Aisyah

Huong dijatuhi hukuman tiga tahun dan empat bulan penjara yang dihitung sejak penangkapannya pada Februari 2017. Namun, tim hukumnya mengatakan bahwa dengan pengurangan hukuman biasa, dia akan dibebaskan bulan depan.

"Pada pekan pertama Mei, dia akan pulang," kata Pengacara Hisyam Teh Poh Teik kepada wartawan di Pengadilan Tinggi Shah Alam, Kuala Lumpur sebagaimana dilansir AFP, Senin (1/4/2019).

Bulan lalu, pihak berwenang menolak permintaan agar tuntutan pembunuhan terhadap Huong dibatalkan setelah jaksa setuju untuk mencabut tuntutan serupa terhadap Siti Aisyah, seorang warga negara Indonesia yang merupakan tersangka lain dari kasus tersebut.

BACA JUGA: Malaysia Tolak Bebaskan Wanita Vietnam Tersangka Pembunuhan Kim Jong-nam

Kedua wanita itu selalu membantah tuduhan terhadap mereka dan mengatakan bahwa mereka ditipu oleh mata-mata Korea Utara untuk melakukan pembunuhan tersebut. Mereka meyakini bahwa aksi yang mereka lakukan adalah lelucon untuk acara reality show.

Huong kemudian mengaku bersalah atas tuduhan baru yang menyatakan dia "sengaja menyebabkan cedera" pada Kim dengan menggunakan "cara berbahaya" dalam menyerangnya dengan VX di bandara Kuala Lumpur. Tuduhan itu lebih ringan dibandingkan tuduhan pembunuhan semula yang mengancamnya dengan hukuman mati jika terbukti.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini