Sejauh ini, kata Suharman, keberadaan macan tutul jawa dimonitor hanya di Cagar Alam Nusakambangan Timur, Cilacap, Jawa Tengah. "Di Nusakambangan Timur masih cukup banyak karena rutin kita monitor pakai kamera trap," ujar Suharman.
Namun, dengan temuan jejak macan di Cabak, BKSDA meyakini macan tutul jawa masih ada. Suharman menyatakan BKSDA Jateng akan melakukan pemasangan kamera trap seperti di Nusakambangan untuk memonitor keberadaan binatang buas tersebut.
"Mudah-mudahan terus lestari keberadannya. Sehingga masih bisa dilihat oleh anak cucu kita di habitat alamnya dan bisa kita wariskan kepada generasi yang akan datang," ujar Suharman.
(Salman Mardira)