Ia kemudian mempertanyakan bagaimana bisa dua terduga pelaku Siti Aisyah dan Doan Thi Huong dapat selamat jika terpapar gas saraf VX yang dibawa dengan tangan kosong. Ri Tong-il juga heran mengapa dari puluhan ribu orang di Bandara Internasional Kuala Lumpur tidak ada satu pun yang terkena dampak racun yang dikategorikan sebagai senjata pemusnah massal itu.
“VX dikenal karena sangat beracun. Itu bahkan dikategorikan sebagai senjata kimia dan setiap korban sudah dikutuk untuk mati. Jika benar VX digunakan, sampel harusnya dikirim ke Organisasi Senjata Kimia Terlarang untuk diuji. Mereka seharusnya menyelidiki bagaimana bisa racun itu dibuat dan masuk ke Malaysia,” ujar Ri Tong-il.
Ia mengatakan, delegasi Korut yang terbang ke Malaysia akan terus meminta akses untuk melihat jenazah korban. Ri Tong-il juga meminta warga Korut yang sedang ditahan, Ri Jong-chol, agar segera dibebaskan. Ia turut meminta untuk dipertemukan dengan Jong-chol, Siti Aisyah, dan Doan Thi Huong.
(Rifa Nadia Nurfuadah)