"Kesenjangan kemampuan Militer China dan AS memang masih sangat besar. Tapi pembangunan Militer China memang dimaksudkan untuk sesuai dengan kebutuhan kita dalam mempertahan keamanan dan kedaulatan nasional," tambah Fu Ying.
Sebagaimana diberitakan, China sendiri tengah terlibat dalam beberapa konflik dengan beberapa negara salah satunya terkait sengketa wilayah Laut China Selatan (LCS). China telah mengklaim sebagian besar wilayah LCS berdasarkan sembilan garis putus-putus (nine dashed lines). Klaim tersebut tumpang tindih dengan beberapa negara seperti Thailand, Taiwan, Vietnam, Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam.
Tak hanya itu, China juga terlibat konflik panas dengan Taiwan setelah Taiwan menolak menyetujui prinsip 'Satu China' yang menuntut Taiwan mengakui sebagai bagian dari China. Belakangan Militer China dengan kapal induk Liaoning kerap kali menggelar latihan militer dekat dengan wilayah Taiwan. (rav)
(Rifa Nadia Nurfuadah)