Hayo Lho.. Gara-Gara Pedang, Kapolri Berang

Ade Putra, Jurnalis
Senin 06 Maret 2017 18:45 WIB
Share :

PONTIANAK - Kapolri Jenderal Tito Karnavian membantah pedang yang diserahkan Kerajaan Arab Saudi kepada dirinya beberapa waktu lalu, bukanlah emas. Ia pun mempertanyakan jurnalis yang menuliskan hal tersebut.

"Saya koreksi, itu bukan pedang emas. Saya juga bingung siapa yang menulis itu pedang emas itu," kata Tito usai mengunjungi Polresta Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (6/3/2017).

Mantan Kepala BNPT itu menambahkan, pedang tersebut merupakan pemberian Kerajaan Arab Saudi yang diwakili oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi. Namun, pedang itu untuk institusi Polri bukan perseorangan.

"Pedang ini sebagai bentuk cindera mata untuk Mabes Polri, bukan untuk Kapolri, tapi untuk institusi Polri," sambungnya.

Meski demikian, ia mengakui beberapa bagian dari pedang itu yang dilapisi sepuhan emas. Rencananya, pedang itu akan disimpan di museum Polri setelah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Seperti biasa, sesuai protap kita jika ada plakat, topi, cindera mata seperti itu, nanti akan didisplay kalau tidak di museum Polri, ya di ruang penerimaan tamu di Mabes Polri. Nanti pedang ini juga akan dilaporkan ke KPK, hari ini atau besok," tandasnya. (sym)

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya